Postingan Populer

Senin, 19 Januari 2026

Niat Menghilangkan Gabut, Cewe Ini Malah Jadi Juara Lomba Mancing

 


Sebuah kisah tak terduga datang dari dunia pemancingan dan ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang perempuan yang awalnya hanya berniat mengisi waktu luang, justru berhasil keluar sebagai juara lomba mancing. Momen tersebut dibagikan melalui akun TikTok @bilarizqia dan menarik perhatian banyak warganet.

Dalam unggahan video yang beredar, terlihat perempuan tersebut mengikuti kegiatan memancing dengan santai tanpa menunjukkan target atau ambisi untuk menang. Ia bahkan sempat melontarkan candaan seolah tidak mengetahui bahwa kegiatan yang diikutinya merupakan sebuah perlombaan. Namun, hasil akhir berkata lain.

Tanpa persiapan khusus dan hanya bermodalkan niat menghilangkan rasa gabut, perempuan itu justru berhasil mendapatkan hasil tangkapan terbaik dibandingkan peserta lain. Pencapaiannya pun membuatnya dinobatkan sebagai pemenang lomba mancing tersebut.

Keberhasilan yang tidak disengaja ini sontak mengundang beragam reaksi dari warganet. Banyak yang merasa terhibur sekaligus kagum, menilai bahwa keberuntungan dan ketenangan justru menjadi kunci keberhasilan. Tak sedikit pula yang menyebut momen ini sebagai bukti bahwa hobi yang dijalani dengan santai bisa membawa hasil tak terduga.

Unggahan dari akun @bilarizqia tersebut pun viral dan menjadi perbincangan hangat. Kisah ini dinilai inspiratif sekaligus menghibur, karena menunjukkan bahwa kemenangan tidak selalu datang dari persiapan matang, tetapi terkadang hadir dari niat sederhana dan keikhlasan menikmati proses.

Momen Nakes Bangunkan Sahur Pasien di Wisma Atlet Saat Pandemi COVID-19 Kembali Jadi Sorotan

 

Sebuah video yang menampilkan momen tenaga kesehatan (nakes) membangunkan sahur pasien di Wisma Atlet Kemayoran kembali menjadi perhatian publik. Peristiwa ini terjadi saat Indonesia masih berada dalam situasi darurat pandemi COVID-19, ketika Wisma Atlet difungsikan sebagai rumah sakit darurat bagi pasien terkonfirmasi positif.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah nakes mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap menyusuri lorong perawatan untuk membangunkan pasien agar tidak melewatkan waktu sahur. Aksi ini mencerminkan dedikasi nakes yang tidak hanya fokus pada perawatan medis, tetapi juga memperhatikan kebutuhan spiritual dan kemanusiaan pasien di tengah keterbatasan.

Menariknya, video ini diedit ulang dengan backsound khas Mimi Peri, yang memberikan nuansa unik dan ringan tanpa menghilangkan makna perjuangan para tenaga kesehatan. Perpaduan visual perjuangan nakes dan musik yang familiar di media sosial membuat video tersebut kembali viral dan menuai beragam reaksi dari warganet.

Banyak netizen mengaku terharu mengingat kembali masa-masa sulit pandemi, ketika tenaga kesehatan berada di garis terdepan dengan risiko tinggi. Tidak sedikit pula yang menilai momen ini sebagai pengingat bahwa di balik ketegangan pandemi, masih ada sisi kemanusiaan, empati, dan kepedulian yang kuat antara nakes dan pasien.

Wisma Atlet Kemayoran sendiri menjadi simbol perjuangan penanganan COVID-19 di Indonesia, menampung ribuan pasien selama puncak pandemi. Aksi sederhana membangunkan sahur ini menjadi salah satu potret kecil dari pengorbanan besar para tenaga kesehatan yang patut dikenang dan diapresiasi hingga kini.

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK

 

Pati, Jawa Tengah — Dikutip dari Detik.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati pada Senin, 19 Januari 2026, yang diduga melibatkan Bupati Pati Sudewo. OTT ini menjadi sorotan publik setelah nama Sudewo disebut sebagai salah satu pejabat yang diamankan dan sedang diperiksa intensif oleh tim penyidik di wilayah Polres Kudus. 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa salah satu pihak yang diamankan dalam OTT tersebut adalah Sudewo, namun KPK belum merinci secara resmi perkara apa yang menjadi dasar penangkapan maupun siapa saja pihak lain yang turut diamankan dalam operasi tersebut. Status hukum Sudewo dan keterlibatan lainnya akan diputuskan oleh KPK dalam tenggat waktu 1×24 jam setelah OTT dilakukan. 

Operasi tangkap tangan ini terjadi di tengah dinamika politik lokal yang sempat memanas. Nama Sudewo beberapa kali mencuat dalam isu dugaan jual beli jabatan perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati, yang sebelumnya juga menjadi sorotan media dan masyarakat. Beberapa laporan menyebut bahwa KPK telah memeriksa Sudewo berkaitan dengan dugaan aliran dana dan praktik korupsi lainnya. 

Hingga berita ini ditulis, pihak KPK belum mengeluarkan pernyataan rinci mengenai motif OTT, konstruksi perkara, maupun bukti awal yang ditemukan, termasuk dugaan kasus yang melibatkan Sudewo. KPK hanya menyatakan akan memberikan keterangan lebih lanjut setelah proses pemeriksaan selesai. 

Peristiwa ini memicu respons masyarakat dan pengamat hukum, terutama karena Sudewo merupakan pejabat publik yang cukup dikenal dan pernah menjadi sorotan massa dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu silam. 



Minggu, 18 Januari 2026

KA Majapahit Rute Malang-Jakarta Delay 34 Jam

 

Jakarta — Perjalanan Kereta Api (KA) Majapahit dengan rute Malang (MLG)–Jakarta (JKT) mengalami keterlambatan panjang hingga 34 jam akibat banjir yang merendam jalur rel di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.

Salah satu penumpang, Jessica, membagikan pengalamannya melalui media sosial. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa KA Majapahit berangkat dari Stasiun Malang pada Jumat, 17 Januari 2026 pukul 17.50 WIB dan baru tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, pada Minggu, 19 Januari 2026 pukul 03.32 WIB.

Keterlambatan terjadi karena genangan banjir di lintas Pantura Jawa Tengah, khususnya wilayah Pekalongan, yang membuat jalur rel tidak dapat dilalui untuk sementara waktu. Demi alasan keselamatan, perjalanan kereta harus dihentikan dan dilakukan penyesuaian operasional hingga kondisi lintasan dinyatakan aman.

Selama penantian, kereta sempat berhenti cukup lama di beberapa titik. Meski perjalanan memakan waktu jauh lebih lama dari jadwal normal, penumpang akhirnya tiba di tujuan dengan selamat. Unggahan tersebut pun menarik perhatian warganet dan memicu beragam respons terkait dampak banjir terhadap transportasi kereta api.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebelumnya menyampaikan bahwa gangguan perjalanan kereta akibat banjir disebabkan oleh faktor alam dan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. KAI juga menyiapkan skema pelayanan bagi penumpang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku.

Uzbekistan Tawarkan US$100 untuk wisatawan dari Indonesia & Malaysua

 

TASHKENT — Pemerintah Uzbekistan melancarkan program baru untuk menarik lebih banyak pelancong dari Malaysia dan Indonesia, khususnya mereka yang ingin menggabungkan kunjungan wisata dengan ibadah Umrah. Di bawah inisiatif yang dikenal sebagai “Umrah Plus”, Uzbekistan akan memberikan subsidi sebesar US$100 kepada operator pelancongan setempat untuk setiap pelancong dari kedua negara tersebut. 

Skim ini bertujuan meningkatkan aliran pelancong ke Uzbekistan sebelum mereka meneruskan perjalanan ke Arab Saudi untuk Umrah. Pelancong akan menginap beberapa hari di Uzbekistan sebagai bagian dari pengalaman budaya dan wisata sebelum tiba di Saudi. 

Pemerintah Uzbekistan menargetkan program ini dapat membantu menyambut sekitar 100,000 pelancong dari Malaysia dan Indonesia sepanjang tahun 2026 dan 2027. Untuk mewujudkan hal ini, pihak berwenang juga memperluas keterhubungan penerbangan dan memperkuat layanan pelancongan Islam yang ramah bagi pengunjung Muslim. 

Program ini juga kemungkinan akan memperkuat kerja sama antara Uzbekistan dan negara-negara Asia Tenggara di sektor pariwisata, termasuk pengembangan rute penerbangan serta promosi destinasi sejarah dan budaya Uzbekistan kepada wisatawan dari Malaysia dan Indonesia. 

Kereta Delay Akibat Banjir, Kompensasinya View Pantai



Banjir yang melanda wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, berdampak pada perjalanan kereta api di jalur Pantura. Genangan air yang merendam sebagian lintasan rel membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) terpaksa melakukan penyesuaian operasional demi menjaga keselamatan perjalanan, sehingga sejumlah kereta mengalami keterlambatan.

Di tengah situasi tersebut, momen unik terjadi ketika salah satu rangkaian kereta harus berhenti sementara di sekitar Stasiun Plabuan. Stasiun ini dikenal memiliki lokasi yang tidak biasa karena berada sangat dekat dengan garis pantai utara Jawa. Dari dalam kereta maupun area stasiun, penumpang dapat langsung menikmati pemandangan laut lepas dengan angin pantai dan deburan ombak yang terlihat jelas.

Pemandangan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi para penumpang yang terdampak keterlambatan. Banyak penumpang memanfaatkan momen itu untuk beristirahat sejenak, mengambil foto, hingga merekam video pemandangan laut yang jarang ditemui saat perjalanan kereta api. Tidak sedikit yang menyebutnya sebagai “kompensasi alami” di tengah penundaan perjalanan.

PT KAI sebelumnya menyampaikan bahwa keterlambatan terjadi akibat kondisi lintasan yang tergenang air dan dinilai tidak aman untuk dilalui. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama, sehingga perjalanan kereta baru dilanjutkan setelah kondisi rel dinyatakan aman. Bagi penumpang yang terdampak signifikan, KAI juga menyediakan opsi layanan seperti pengembalian dana tiket atau penjadwalan ulang sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski sempat mengganggu jadwal perjalanan, momen berhentinya kereta di Stasiun Plabuan justru meninggalkan kesan berbeda bagi sebagian penumpang. Keindahan panorama laut di jalur Pantura menjadi pengalaman langka yang tidak selalu bisa dinikmati dalam perjalanan kereta api, menjadikan kejadian ini viral dan banyak dibagikan di media sosial.

DIDUGA LALAI TUGAS DAN MINIM TRANSPARANSI KEUANGAN, MANAJER SASMART RESMI DIGANTI

Lumajang — Manajer SASMART berinisial RH/M resmi digantikan dari jabatannya berdasarkan hasil evaluasi internal manajemen. Pergantian ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pembenahan organisasi, khususnya dalam aspek pengawasan operasional dan tata kelola keuangan.

Menurut keterangan F, mantan Kepala Toko SASMART, selama masa kepemimpinan RH/M terdapat keluhan terkait intensitas kehadiran manajer di lapangan serta keterbatasan koordinasi dalam operasional harian. F menyebutkan bahwa RH/M dinilai jarang melakukan pengawasan langsung dan lebih sering hadir pada waktu-waktu tertentu yang berkaitan dengan administrasi.

Sejumlah karyawan yang masih aktif bekerja pada periode April hingga Oktober 2024 juga menyampaikan pengalaman serupa mengenai minimnya pendampingan manajerial dalam kegiatan operasional toko sehari-hari.

Terkait pengelolaan keuangan, F menjelaskan bahwa pada awal operasional, transaksi keuangan toko dikelola melalui rekening atas nama pribadi RH/M, yang sempat berpindah dari Bank BRI ke Bank Mandiri. Sejak pertengahan 2024, akses terhadap layanan Kopra dilaporkan mengalami kendala dan belum terselesaikan hingga tuntas, sehingga berdampak pada proses pencatatan dan pemantauan keuangan.

Sementara itu, S selaku Kepala Toko yang baru menyampaikan bahwa dalam komunikasi internal, RH/M sempat menyatakan belum mengetahui adanya sejumlah transaksi non-tunai yang tercatat masuk ke rekening tersebut. Setelah ditunjukkan data transaksi, RH/M disebut menyatakan akan melakukan penelusuran dan penyelesaian lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RH/M detelah dikonfirmasi melalui dirrect message (DM) instagram belum memberikan tanggapan. 

Niat Menghilangkan Gabut, Cewe Ini Malah Jadi Juara Lomba Mancing

  Sebuah kisah tak terduga datang dari dunia pemancingan dan ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang perempuan yang awalnya hanya ber...